Lihat ke bawah dulu :)

Well, it's a note to my self too.
Sometimes, when we think the world lets us down, nothing we have, nothing to be proud of, everything's messy and eveything we have is still not enough. Itu karena kita liat 'ke atas' terus. Sebenernya kita emg perlu liat ke atas, untuk lebih memotivasi, misal supaya rank 1, bisa ini itu, bagus, sih, tapi saat motivasi itu berubah menjadi ambisi, kita bisa jadi rakus, serakah, lupa kalo masih ada yang 'di bawah'.

People are greedy. Yes, I am sometimes. Mungkin memang kodratnya kali ya. Jadi inget sesuatu, nih. Waktu itu lagi liat berita di TV, tentang penyuapan Kapolresta  atau kapol apaaaa gitu kayaknya haha (wah, meragukan ki xp) sebesar brp milyar (juga) lupa :p, dia disuap biar membebaskan pengedar narkoba dari Malaysia, beneran bebas pengedarnya. Terus ada yg telpon ngasih komentar, masa komentarnya kalo menurutnya itu gara2 gaji yang kurang, jadi dimohon pemerintah menaikkan gaji, supaya kesejahteraannya menigkat, jadi enggak terpengaruh disuap. Udah, gitu doang.
Lah! I think that makes nonsense. Enggak segitunya kali. Emang gajinya enggak cukup buat makan, beli kendaraan jugapasti bisa. Kenapa hal itu terjadi?Menurutku,itu dia, karena adanya tawaran untuk lebih 'ke atas'. Good, they won't stuck in that condition. Tapi caranya yang hina. (hohohohohoho) People are greedy. Belum lagi yang ada di TV2 itu tuuuu, beeeeh... That makes me wonder how hard is just stay in the line, obey rules, if I were there. Kayaknya susaah gitu jadi elite politikus, kebanyakan pd korupsi, kayaknya kok emang seperti itulah seharusnya mereka. Sebenernya enggak tertarik masalah yang politik2 gitu sih, they're just too simple to be too complicated. People are greedy. Repot2 bikin 'permainan' hanya (hanya? enggak juga sih, itu masalah penting buatnay) untuk memperkaya. Pernah berpikiran: apa  besok kalo aku duduk di pemerintahan aku bakal gitu ya, rasanya enggak bakal dan enggak mungkin korupsi2 gitu, tapi kok dari fakta sekarang, yang keliatannya baik2 juga begitu2an?
Hem! Kenapa jadi ngomonginnya sok begini ya? haha, itulah manusia sepertinya. Imperfections make corrections to others.
Satu pihak ngasih komentar ttg yg lain, padahal dia juga banyak kekurangan. Lain pihak nyacat dia, kurang ini itu padahal dia juga banyak kekurangannya. Jadi impas lah, saling mencacat untuk mengontrol gitu. Tapi semoga enggak kebangetan banget juga ya.

Oke, udahan ah bahas begituan. Sok ngerti aja aku. Weetts, tapi kan perlu juga, mau 17 taun, mau ikut pemiluuuu, huahuahuaahuahuahauhua, nasib negara ada di tanganku hahahahahahahahaha apalah ini hem.

Jadi gini, intinya PMR Smansa baru aja ngadain Bakti Sosial ke Panti Asuhan. hmmm...just let the pictures tell you.







 
Still. Many things to be grateful for.

Jadi inget juga novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu. Menceritakan tentang hidup. Highly Recommended.


Lalalala. Cukup sekian deh.
Kalo ada (banyak) yang geje, mungkin gara2 aku belum mandi. Jdi pikiran belum fresh. Kalo udah mandi.... pikiran tambah burek sih. Sori juga kalo post ini ada bau2an hahaha. Mandi aaaah.

Comments

Post a Comment

Popular Posts